Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Rabu, 06 Januari 2010

Meneropong 2010 dari Kacamata Ahli Feng Shui

Rabu, 06 Januari 2010 (sumber Batam Pos, klik versi asli)


Tahun Macan Emas, FTZ Mulai Tumbuh

Dalam kalender Imlek, tahun 2010 merupakan tahun shio Macan Emas (golden tiger). Ada untung ada sial. Malahan ada lima bintang sial atau pembunuh kuning yang bakal muncul di sepanjang tahun ini, tepatnya di langit barat daya. Apa yang akan terjadi?

ARMAN, Batam
---

PRIA paruh baya itu tampak ramah dan riang saat wartawan koran ini menemuinya di rumah kediamannya, di Komplek Nagoya City Blok K Nomor 3 Batam, Akhir pekan lalu. ”Selamat pagi...,” sapa pria tersebut sambil menapaki anak tangga dari lantai dua rumahnya. Dialah Senggono Wijaya, begawan dan ahli feng shui di Batam. Namanya cukup kesohor di dunia ramal-meramal menurut seni dan kepercayaan China kuno, feng shui. Tidak hanya di kalangan lokal, ketenaran pria berkacamata ini juga tembus ke negeri jiran, seperti Malaysia dan Singapura. Baik dari kalangan pengusaha, politikus hingga pejabat pernah menjadi klien Senggono.

Maklum, pria keturunan Tionghoa ini sudah bertahun-tahun menekuni profesinya sebagai konsultan di bidang feng shui dan astrologi. Mulai dari prediksi nujum, rencana buka usaha, menagih piutang, karir politik, penyakit kronis dan lain sebagainya. Pagi itu, Senggono mengenakan baju lengan pendek dipadu celana bahan warna krem. Tangan kirinya menenteng lembaran kertas berisi tulisan tangan yang tak begitu rapi. Itulah hasil ramalannya seputar peristiwa dan teropong tahun macan emas, 2010.

”Berdasarkan kalender Imlek, pergantian tahun macan emas ini terjadi bertepatan pada 14 Februari 2010 masehi,” kata Senggono mengawali perbincangan dengan Batam Pos. Sesuai dengan namanya, tahun macan emas perekonomian di sebagain besar daerah di tanah air menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Misalnya di Batam, ramalan feng shui ala Senggono memprediksikan bakal ada kemajuan yang berarti di sektor industri perkapalan, manufaktur dan bidang properti.


Demikian juga dengan penerapan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (free trade zone/FTZ) di Batam, Bintan dan Karimun (BBK), yang mulai menunjukkan tanda-tanda kemajuan di 2010. Jika tahun lalu FTZ digambarkan seperti burung yang rontok bulunya, maka di 2010 ini bulu ‘burung’ FTZ mulai tumbuh dan mengembang.

”Tapi tetap belum bisa terbang,” kata Senggono.

Dari sisi negatif tahun macan emas digambarkan sebagai tahun dimana macan-macan hutan turun dari gunung untuk mencari makanan dan mangsa. Ini menandakan bakal terjadi paceklik berkepanjangan selama 2010 ini. Pemandangan orang kelaparan, gagal panen dan mahalnya harga sembako bakal menjadi tontonan rutin sepanjang 2010. ”Feng shui itu bukan tahayul atau sejenisnya. Ramalan ini ada korelasinya dengan logika dan pengamatan ilmiah,” kata Senggono.

Dalam Kondisi bumi yang tak lagi ‘sehat’, kata Senggono, memungkinkan terjadinya beragam peristiwa bencana alam yang cukup dahsyat. Mulai dari angin topan, gempa bumi, banjir dan bencana-bencana besar lainnya. Dan, jika melihat posisi lima bintang sial atau si pembunuh kuning yang berada di langit barat daya, maka bencana-bencana itu diramalkan akan melanda wilayah-wilayah yang berada di garis barat daya.

Posisi ‘barat daya’ ini masih bisa diartikan dalam beberapa dimensi, mulai dari dimensi kecil, menengah, hingga dimensi besar. Dimensi kecil misalnya mengacu pada posisi kamar, posisi pintu, bangunan tempat usaha dan lain sebagainya.
”Jadi kalau ada pintu yang menghadap ke arah barat daya, sebaiknya jangan direnovasi di 2010 ini,” ujar Senggono. Dalam dimensi menengah, bencana sepanjang tahun 2010 ini bakal banyak terjadi di kawasan Indonesia bagian barat daya. Seperti, Jawa Barat, Lampung dan sebagian wilayah di Sumatera Selatan. Dalam dimensi besar, bencana hebat diramalkan bakal melanda negara-negara Eropa, khususnya Amerika Serikat.

Bukan hanya bencana alam, 2010 juga diramalkan menjadi awal keruntuhan negara adidaya itu. Satu persatu tanda-tanda kejayaan Amerika diprdiksikan bakal mulai rontok. Mulai dari sisi ekonomi, politik dan teknologi. Bintang cerah sepertinya mulai bergeser ke kawasan Asia, katanya. Kemunculan lima bintang sial yang diiringi dengan rentetan bencana ini sekaligus menegaskan kebenaran dari ramalan Suku Maya tentang kiamat pada 2012, tepatnya pada tanggal 21 Desember 2012.
Ramalan ini semakin nyata setelah melihat usia bumi yang memasuki era matahari ke-5. Di mana dalam satu era memiliki periode sekitar 5.000 tahun. Era ke-5 ini sudah dimulai sejak tahun 3113 sebelum masehi. Sehingga usia bumi ini diperikan bakal berakhir di tahun 2012 (saat itu usia bumi era ke-5 memasuki 5125 tahun).

Ramalan Suku Maya ini juga bisa dikaitkan dengan tulisan ilmuwan Sir Isaac Newton tentang mitologi emas dan gagasan tentang ketuhanan. Dalam salah satu draf-nya Newton menyebutkan, dunia ini akan berakhir pada tahun 2060 masehi.
Namun ramalan Feng Shui menyimpulkan, jika menilik beragam bencana akhir-akhir ini, tidak menutup kemungkinan usia bumi ini akan lebih pendek dari yang diramalkan. Untuk itu, manusia dituntut untuk segera bertindak untuk menyelamatkan bumi. Namun, kata Senggono, langkah-langkah yang dilakukan negara-negara maju untuk menyikapi perubahan iklim bumi tidak cukup efektif, selain memang sudah terlambat. ”Bumi ini sudah terlanjur marah, langit gusar dan laut mulai mengamuk,” kata Senggono.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar