Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Kamis, 14 Januari 2010

Puluhan Ribu Rumah Masih Bermasalah

Kamis, 14 Januari 2010 (sumber Sijori Mandiri,versi asli)
BATAM CENTRE- Sekitar 40.000-an rumah di Batam masih bermasalah. Rumah itu mulai dari perumahan yang berada di lokasi hutan wisata, hutan lindung, rumah liar (ruli) dan juga di kavling.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Tata Kota Batam, Gintoyono, di Gedung DPRD Batam, kemarin.

Gintoyono mengatakan untuk menangani rumah bermasalah ini terus diupayakan. Otorita Batam hingga saat ini sudah mencarikan lahan pengganti untuk hutan lindung tersebut. Hanya saja memenungu penetapannya saja dari Menteri Kehutanan RI.

Sementara untuk rumah yang berada di kavling atau lahan pemutihan permasalahannya tidak begitu rumit. Pasalnya, lokasi itu tidak bakal digusur namun, surat-surat lahan tersebut belum dimiliki warga.

"Di lokasi kavling tidak digusur. Namun sudah pasti mereka belum memiliki surat-surat. Misalnya sertifikat rumah karena dulu tidak ada hitam di atas putih saat menerima lahan itu," ujarnya.

Sedangkan untuk rumah liar, perlahan-lahan akan digusur karena mereka membangun rumah di tanah milik negara. Setiap tahun selalu ada titik-titik yang dibersihkan dari ruli.

"Misalnya ruli di Simpang Putri Tujuh Batuaji sudah digusur tahun 2009 lalu. Sampai saat ini, tempat itu sudah bebas ruli. Demikian juga yang berada di Kampung Aceh Mukakuning, perlahan-lahan ruli yang ada berkurang. Karena ada yang pindah ke kavling dan ke rumah susun. Ini adalah salah satu cara untuk mengurangi jumlah ruli. Mereka pindah dan bisa mendapatkan tempat yang lebih murah," katanya.

Selain itu masih banyak juga rumah atau gedung bermasalah yang dibangun di atas lahan yang belum dibebaskan. Mereka biasa berdagang atau membuka usaha di tempat itu. Itupun lambat laun tetap juga akan digusur atau dibongkar.(sm/ik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar