Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Kamis, 12 Juli 2012

Proyek Prestisius BP Batam

Kamis, 12 Juli 2012 (Sumber : Batam Pos)
Rubrik OPINI hal.2

Bisa dibayangkan bila lima tahun ke depan, pekerja atau masyarakat yang hendak ke Batuampar dan Batuaji atau sebaliknya tidak perlu repot menumpang angkot yang sesak. Begitu pula dengan mereka yang tinggal di Sekupang dan Batam Center.

Mereka cukup duduk di dalam kereta api khusus yang melayani jalur ini. Tentunya kereta api dibuat senyaman mungkin dan bisa menyerupai jalur MRT-nya Singapura. Konstruksi rel kereta akan dikerjakan pada tahun 2013-2015, diharapkan dapat beroperasi pada 2016.Total investasinya sekitar Rp 2,4 triliun.

Lima tahun lagi, kesibukan wilayah udara Batam akan semakin bertambah. Tidak hanya bertambahnya jadwal penerbangan dan maskapai yang melayani rute ini, tapi juga hadirnya Maintenance, Repair, and Operations (MRO) Lion Air. Fasilitas MRO dibangun di Bandara Hang Nadim berupa satu hanggar untuk pesawat Boeing 747-400, empat hanggar utnuk jenis Boeing 737, dan satu hanggar untuk pengecatan.

Tak hanya udara, aktivitas di perairan juga akan meningkat signifikan. Bila selama ini Pelabuhan Batuampar terkesan "kerdil" sejak dulu, lima tahun ke depan akan menjadi pintu masuk dan keluar khusus barang dalam negeri. Pelabuhan ini akan menjadi sentra perdagangan antara wilayah barat dengan wilayah lain di Indonesia. Dana sebesar Rp 366 miliar siap digelontorkan untuk menjadikan pelabuhan ini lebih modern dan besar.

Lalu bagaimana dengan rencana pemerintah untuk memiliki pelabuhan yang bisa menyaingi Pasir Panjang Singapura atau Tanjung Pelepas di Malaysia? Tentu tidak gampang untuk bisa langsung mensejajarkan dengan dua pelabuhan besar tersebut. Tapi, bagaimana Badan Pengusahaan Batam, impian memiliki pelabuhan sekaliber keduanya bisa terwujud. Tidak di Batuampar. Tapi di Tanjungsauh. BP Batam akan membangun Pelabuhan Tanjungsauh sebagai pelabuhan bongkar muat petikemas (transhipment) menggandeng Indonesia Port Corporation II (dulu Pelindo II) dengan anggaran sekitar Rp 7 triliun.

Masyarakat Batam tentunya mengharapkan impian yang didengungkan oleh Badan Pengusahaan Batam ini tak hanya janji belaka layaknya kampanye. Bila semua proyek ini terlaksana pasti masyarakat mendukung sepanjang demi kepentingan umum bukan sekelompok tertentu. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar