Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Selasa, 02 Oktober 2012

BP BATAM AJUKAN PERUBAHAN "MASTERPLAN" HANG NADIM

  • Copyright:ANTARA
  • Date:Okt 01
Batam, 1/10 (ANTARA) - Badan Pengusahaan(BP) Batam mengusulkan perubahan masterplan (rencana induk) pengembangan Bandara International Hang Nadim, Batam, ke Kementerian Perhubungan sehubungan dengan rencana pembangunan kawasan terpadu bandara.

"Dalam usulan perubahan rencana induk tersebut tidak termasuk perluasan bandara namun hanya perubahan beberapa fasilitas yang ada di Bandara saat ini," kata Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan, di Batam, Senin.

Ia mengatakan, rencana tersebut sudah disampaikan pada Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu dan tinggal menunggu persetujuan.

"Kami tinggal menunggu persetujuan kementrian, untuk menentukan alokasi lahan pada investor yang berminat mengembangkan kawasan bandara," kata Ilham.

Berdasarkan data BP Batam, Bandara Internasional Hang Nadim Batam memiliki luas sekitar 1.700 hektare. Namun dari luas tersebut baru sebagian yang telah dibangun.

"Banyak pihak yang mengajukan permohonan lahan di kawasan tersebut. Namun kami belum dapat memberikan alokasi sebelum revisi yang diajukan disetujui," kata dia.

Seperti diketahui, BP Batam berencana mengalokasikan lahan di Bandara Internasional Hang Nadim untuk kawasan terpadu seperti yang dibangun di Bandara Soekarno Hatta Jakarta.

"Lahan sekitar pintu masuk dan samping landasan kami alokasikan untuk kawasan terpadu yang akan dibangun pusat perbelanjaan dan perhotelan seperti yang dikembangkan di Soekarno Hatta," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho.

Djoko mengatakan rencana Kawasan Terpadu yang akan diimplementasikan sebagai bagian dari Bandara Hang Nadim merupakan salah satu dari proyek pengembangan bandara.

"Nantinya juga akan dibangun transportasi masal seperti kereta api atau mono rail dari bandara menuju pusat pemerintahan dan pusat Kota Batam," kata dia.

BP Batam dan Dirjen Perkeretaapian RI juga telah mengkaji pembuatan jalur transportasi kereta api atau sejenisnya yang akan menghubungkan Bandara Hang Nadim Batam dengan kawasan padat penduduk, pusat pemerintahan dan bisnis maupun daerah industri.

"Rencanannya oada 2014 akan mulai pembangunan fisik untuk moda transportasi tersebut," kata Djoko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar