Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Kamis, 18 Oktober 2012

Proyek Kereta Api Rp2,4 Triliun

Dimulai 2014, BP Batam Tawarkan ke Investor
Pembangunan rel kereta api sebagai angkutan massal dan barang di Batam, direncanakan mulai tahun 2014. Rel kereta api itu direncanakan akan melalui rute Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batu Ampar. Saat ini, proyek senilai Rp2,4 triliun itu dalam proses penawaran ke investor.
Menurut Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Tundjung Inderawan, Selasa (17/10), pihaknya sedang dalam promosi ke investor di dalam dan luar negeri. “Ini bagian dari promosi Ditjen Perkeretaapian dan BP Batam,” ungkapnya.
Dikatakan, jika pembangunan dimulai tahun 2014 mendatang, ditargetkan akan selesai dan beroperasi pada tahun 2017.

“Tahap awal, kawasan yang dihubungkan kawasan industri dengan pelabuhan maupun Bandara Hang Nadim,” jelasnya.
Terkait dengan besaran nilai proyek dimaksud, diakui akan digunakan hanya untuk membangun rel, sistem persinyalan dan sistem kendali.
“Selanjutnya untuk tahap lanjutan, akan dibangun rute Batam Center-Batuaji dan Tanjunguncang.
“Panjangnya sekitar 17,7 kilometer untuk tahap kedua. Kalau Bandara Hang Nadim sampai Batu Ampar, panjangnya 19,6 kilometer,” imbuhnya.
Sementara Kepala BP Batam Mustofa Widjaja mengatakan, pihaknya mempercepat penyelesaian (Detailed Engineering Design) (DED). Penyelesaiaan diharap dapat mendorong ketertarikan investor dalam membangun proyek perkeretaapian di Batam.
“Proyek ini termasuk yang prioritas. Setelah ada DED, investor bisa lebih serius lagi,” kata Mustofa.
Di sisi lain, Tandjung mengakui, menyelesaikan pelaksanaan feasibility study untuk menyusun penetapan trase (Basic Design).
“Ke depan, akan didorong stakeholder tertentu untuk berpartisipasi menyusun DED sebelum dilaksanakan tahapan konstruksi fisik,” sambung Tandjung.
Di sisi lain, Tundjung mengaku, peminat proyek perkeretaapian di Batam masih minim, untuk membiayai proyek. Makanya, jika ke depan tidak ada investor, pusat dan daerah yang akan bersinergi, untuk mempercepat pembangunan,” imbuhnya. (mbb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar