Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Senin, 18 Maret 2013

INVESTASI FTZ BBK TERKONSENTRASI DI BATAM


Rabu, 13 Maret 2013  (sumber : ANTARA)

 Penanaman modal di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan dan Karimun masih terkonsentrasi di Batam.

"Sebanyak 70 persen investasi BBK masih di Batam," kata Sekretaris Dewan KPBPB BBK Jon Arizal di Batam, Rabu.

Sepanjang 2012, Dewan KPBPB BBK mencatat investasi 1,8 miliar dolar AS di seluruh BBK, dan mayoritas di Batam.

Menurut Jon, terdapat beberapa kendala sehingga investasi masih terkonsentrasi di Batam, di antaranya infrastruktur, konektifitas dan lahan.

Ia mengatakan penanam modal masih memilih Batam ketimbang Bintan dan Karimun karena infrastruktur darat dan lautnya lebih memadai. Ketersediaan listrik di Batam lebih baik.

Selain itu, jarak Batam-Singapura juga menyebabkan Batam unggul dibanding KPBPB BBK yang lain.Lahan menjadi permasalahan selanjutnya. Di Batam sebagian besar wilayah dikuasai BP Batam yang kemudian mengalokasikannya kepada penanam modal. Sedang di Bintan dan Karimun belum jelas kepemilikannya. "HPL-nya belum jelas," katanya.

Pengamat FTZ Harry Azhar Azis mengatakan pemerataan investasi menjadi salah satu masalah KPBPB BBK.

"Masalah FTZ, belum meratanya konsentrasi industri di wilayah BBK. Konsentrasi PMA dan PMDN berada di Kota Batam," kata Harry.

Dalam jangka panjang ketimpangan investasi itu pada akhirnya menyebabkan FTZ gagal.

Ia mengatakan untuk menyebarkan investasi di wilayah KPBPB yang lain, perlu pengembangan infrastruktur darat dan pelabuhan.

"Dukungan pemerintah pusat juga harus diubah, karena selama ini pengembangan Kawasan FTZ BBK hanya terfokus pada pengembangan Otorita Batam," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar