Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Rabu, 05 Desember 2012

Parkiran Rusunawa Mukakuning Rawan

Dua Sepeda Motor Hilang
BATAM (HK) - Parkiran di rumah susun sewa (Rusunawa) Mukakuning belakangan ini tampaknya semakin rawan pencurian sepeda motor. Buktinya, sepeda motor Mio milik Nurhadi (30) warga rusunawa diketahui hilang dari tempat parkir, Rabu (28/11) malam lalu. Meskipun kendaraannya itu dalam keadaan terkunci.

Bahkan ia masih tidak percaya atas kehilangan motornya, pada saat dimintai keterangan di ruangan Reskrim Polsek Sei Beduk, lantaran sudah digembok. Selain itu, ia merasa sudah susah payah untuk mendapatkan kendaraan itu, dengan cara mencicil.

Pria itu mengaku kalau sepada motor kesayanganannya itu diparkirkan didekat kontrakan dalam keadaan kondisi tergembok. “Saya kaget sekali bang, saat melihat motor saya tak ada lagi di dalam parkiran, padahal saat parkir motor saya dikunci dengan bagus,” ujarnya.

Menurutnya, dua hari kemudian setelah motornya menjadi korban curanmor, kasus serupa terjadi lagi pada sebuah motor mio warna biru yang menjadi korban sedangkan sepeda motor mio itu juga dalam kondisi tergembok bagus.

“Saya sangat heran dan bingung, kayaknya pemainnya ini juga anak orang dalam yang mengetahui situasi dan kondisi rusunawa ini,” katanya lagi.

Perumahan khusus pekerja ini, kata dia, ada penjaga sekurity  bertugas 24 jam, makanya ia tak khawatir lagi saat memarkiran sepeda motor di lantai dasar. Namun dirinya merasa janggal, kenapa motor miliknya saja yang hilang, sementara saat kejadian banyak motor parkir di parkiran rusun.

Karyawan di salah satu Perusahaan di Mukakuning ini mengaku aneh. Dikarenakan sepeda motor miliknya itu, hilang pada malam itu, padahal banyak sepeda motor yang parkir di dalam. Bahkan membuatnya tidak habis pikir lagi, sepeda motornya itu dalam kondisi terkunci. Namun dengan mudah dibawa oleh sang pencuri.

Terpisah, Kanit Reskrim Sei Beduk, Bripka Gultom mengakui bahwa, memang untuk pengamanan rusunawa masih terbilang sangat minim untuk mengatasinya. “Pengamanan rusunawa harus di perketat dan dalam kasus curanmor ini, kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut,” katanya.

Gultom menghimbau kepada warga rusunawa agar lebih berhati-hati lagi saat memarkirkan kendaraannya, karena sudah banyak korban curanmor di rusunawa. "Harus lebih lebih waspada lagi, terutama penghuni rusunawa yang memarkirkan motor di lantai dasar,"ungkapnya. (CW71)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar