Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Kamis, 25 April 2013

Anak Habibie Sewa Lahan di Batam Senilai Rp 186 Miliar

Sabtu, 20 April 2013  (sumber : Tribun Batam)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lalu perpanjangan taxi way, jalan untuk masuk ke hanggar itu. Dan fasilitas apron," jelas Ilham kepada sejumlah wartawa, Jumat (19/4/2013).

Ia memerkirakan, dengan pengembangan lahan seluas itu, di tahap awal setidaknya perusahaan ini mampu menampung belasan pesawat berbadan besar. "Tahap awal 12 pesawat bisa. Tetapi yang berbadan besar, bukan yang kecil," ujarnya.

Sementara itu, di tahap kedua nanti, PT Indonesia Aero Maintenance akan mengembangkan lahan seluas 15 hektar untuk pengerjaan fasilitas jalan akses untuk engine shock. Kemudian gudang untuk spare part.

"Sisanya baru untuk tahap ketiga. Di tahap tiga, ada pembangunan hanggar air frame, MRO, dan beberapa shop pendukung. Termasuk pembangunan paint shop," terangnya lagi.

Berbeda dengan Lion Air, kata Ilham khusus perusahaan ini pihak BP Batam memberikan izin alokasi lahan selama jangka waktu 30 tahun. Hal itu, mengingat perbedaan luas lahan yang digunakan PT Indonesia Aero Maintenance, dan termasuk konsep yang diusungnya.

"Kalau Lion Air kan cuma 25 tahun. Beda, soalnya dari luasan dan konsep saja sudah berbeda. Harga sewa tanahnya saja per meter Rp 300 ribu," terang Ilham kembali.

Dengan beroperasinya PT Indonesia Aero Maintenance, kata Ilham semakin membuktikan bahwa kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam sudah berjalan.

"Keuntungannya, tentu dari uang sewa dan FTZ artinya dijalankan. Teknologi yang masuk ke Batam memiliki nilai jual lebih, artinya nggak sia-sia pemerintah pusat memberikan fasilitas khusus ke Batam. Kita juga bisa mengembangkan SDM kita," jelasnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar