Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Jumat, 01 Oktober 2010

CUACA EKSTRIM DI BATAM HINGGA JANUARI


Batam, 30/9 (ANTARA) - Cuaca ekstrim di Batam, Provinsi Kepulauan Riau yang ditandai curah hujan tinggi masih akan berlangsung hingga Januari 2011, kata kepala Pusat Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Batam, Agus Salim, Kamis.

"Curah hujan tinggi masih akan berlangsung di Batam hingga empat bulan ke depan," kata Agus.

Agus mengatakan cuaca ekstrim ini merupakan pengaruh dari musim peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau.

Peralihan musim ini ditandai dengan banyaknya penguapan yang terjadi akibat hangatnya suhu muka laut karenapengaruh La Nina.

Pemanasan suhu muka laut ini atau efek La nina ini, lanjut Agus, disebabkan karena posisi matahari yang tepat berada di atas ekuator.

"Penguapan inilah yang memicu munculnya awan-awan konvektif yang menyebabkan curah hujan tinggi," kata Agus.

Masyarakat akan sering melihat awan-awan konvektif pembentuk hujan dan diatasnya masih ada kumpulan awan comullus nimbus yang menyebabkan angin dan petir.

Agus menyebutkan curah hujan tinggi pada Senin, 27 September 2010 diakui termasuk situasi ekstrem.

Pantauan BMKG Hang Nadim saat itu mendapati curah hujan di atas 200 milimeter per hari lebih tinggi dari biasanya.

"Biasanya curah hujan 50 milimeter per hari saja sudah masuk kategeori hujan deras," katanya.

Pada bulan September hingga Oktober, menurut Agus, hujan diperkirakan akan terjadi pada siang hari sekitar jam 11 dan akan reda pada sore hari.

Namun memasuki pertengahan Oktober cuaca kembali akan dipengaruhi keadaan global yang berakibat tekanan udara di wilayah Asia tinggi sementara di wilayah Australia bertekanan rendah.

Sehabis musim La Nina tersebut cuaca di wilayah barat Indonesia akan beralih ke musim El Nino dimana sedikit terjadi penguapan dan efek musim kering dan panas diperkirakan akan terjadi.

Sementara itu, pantauan di lapangan warga Sungai Panas, Batam Kota tampak mengantisipasi datangnya banjir yang dikhawatirkan terjadi dengan memasang karung-karung berisi pasir di dekat saluran.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban yang terperosok ke dalam saluran air akibat tertutup luapan banjir.

(T.pso-142/B/A033/A033) 30-09-2010 20:16:46 NNNN
Copyright © ANTARA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar