Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Selasa, 08 Januari 2013

BP BATAM: PENGALOKASIAN LAHAN AKAN LEBIH SELEKTIF

Selasa, 8 Januari 2013 (sumber ANTARA)
Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam menyatakan akan lebih selektif dalam pengalokasian lahan bagi investor karena banyak lahan yang sudah dialokasikan namun tidak segera dibangun.

"Kami ingin setiap lahan yang dialokasikan segera di Bangun. Tidak boleh lagi ada lahan yang dialokasikan tidak dibangun dan 'nganggur'. Padahal banyak infestor lain yang antre untuk mendapatkan lahan," kata Kasubdit Humas dan Publikasi BP, Ilham Eka Hartawan di Batam, Selasa.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 87/2011 yang mengatur mengenai tata ruang Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam Bintan Karimun.

"Bagi investor yang sudah mendapatkan alokasi lahan kami juga meminta mereka segera melakukan pendaftaran ulang. Bila tidak didaftarkan ulang akan kami cabut untuk dialokasikan pihak lain," katanya.

Direktur Perencanaan Teknik Badan Pengusahaan Batam, Istono menyatakan terdapat ratusan hektare lahan tidur di lebih dari 20 lokasi karena tidak dimanfaatkan pengusaha sebagai pemilik hak tanah.

Lahan itu sudah dialokasikan Otorita Batam (saat ini BP Batam/BPKPPB Batam), namun tidak dimanfaatkan pengusaha dan dibiarkan begitu saja, katanya di Batam, Selasa.

Pengusaha sudah membayar uang wajib tahunan otorita (UWTO) untuk lahan tersebut sehingga Badan Pengusahaan Batam, tidak bisa menarik alokasi lahan yang ternyata belu juga dibangun.

Meski begitu, ia mengatakan BP Batam akan berupaya menarik kembali lahan tidur sesuai peraturan presiden, lalu mengalokasikan kembali kepada pengusaha lain yang benar-benar berencana membangun.

Menurut Istono, ada beberapa hal yang menyebabkan pengusaha tidak memanfaatkan lahan yang telah dialokasikan, di antaranya lahan ditempati warga untuk membangun rumah, kontur tanah jelek dan terlibat utang dengan pihak bank.

"Ada yang karena sudah ditempati ruli dan juga karena tanahnya itu lereng dan sebagainya," kata Istono.

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan sebelumnya juga mengatakan kekurangan lahan untuk investor yang ingin membangun perusahaan di Batam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar