Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Senin, 21 Oktober 2013

4.000 KSB Terbengkalai di Batam

Batam – Hingga saat ini, penarikan Kaveling Siap Bangun (KSB) yang direncanakan Badan Pengusahaan (BP) Batam belum dijalankan. Namun, rencana penarikan kaveling itu membuat warga kaveling menggesa pembangunan rumah di kavelingnya. Saat ini ada ribuan kaveling yang dalam proses pengerjaan bangunan.Hal itu dikatakan Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan di Batam, Minggu (20/10).

“Pemilik kaveling sudah mulai melakukan pembangunan. Setelah kavelingnya terancam akan ditarik, jika tidak segera dibangun,” ungkapnya.

Diakui Ilham, pendataan dan peringatan agar kaveling segera dibangun, sudah berlangsung. Hal ini dilakukan karena banyak kaveling yang terbengkalai.

“Kami menganggap, yang tidak membangun, tidak membutuhkan lahan itu. Maka akan ditarik. Pendataan sudah dilakukan dan akan didata ulang. Kaveling yang tidak dibangun, akan dialokasikan pada pihak lain yang membutuhkannya,” ancam Ilham.

Sebelumnya, pendataaan ulang KSB, sudah dilakukan BP Batam, akhir 2012 hingga pertengahan 2013. Dari hasil pendataan, ada sekitar 45.000 kaveling siap bangun yang sudah dialokasikan ke masyarakat dengan ukuran masing-masing 6 x 10 meter. Dari 45 ribu KSB itu ternyata ada sekitar 4 ribu KSB yang terbengkalai.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam Dwi Djoko Wiwoho, mengatakan saat ini tidak ada lagi alokasi untuk KSB. Pembangunan pemukiman diarahkan pada rusun.

“Ini karena lahan di Batam sangat terbatas,” katanya. Sebelumnya, pada Juli 2013 lalu, 3 ribuan kaveling belum teregistrasi. Diantara kaveling itu, sekitar 700 unit di Kabil dan 900 unit di Batuaji. ”Verifikasi sudah berjalan, walau belum semuanya selesai. Verifikasi di wilayah Kabil, Punggur dan Batuaji yang sudah selesai.

BP memberikan solusi agar Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) kavling segera dibayar warga.Saat ini, jumlah kavling di Batam, sekitar 45 ribu unit, diantaranya 15 ribu unit KSB di Batuaji, 15 ribu unit KSB di Sei Beduk, dan selebihnya, tersebar di beberapa kecamatan di Batam.(MARTUA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar