Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Selasa, 16 Desember 2014

Kepala BP Batam Berharap Pasien Malaysia dan Singapura Berobat ke RSOB

Selasa, 16 Desember 2014 (Sumber: Tribun Batam)

Kepala BP Batam Berharap Pasien Malaysia dan Singapura Berobat ke RSOB
Mustofa Wijaya
 
BATAM-‎ Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Mustofa Widjaja memberikan arahan dalam rapat kerja (raker) Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB).
Ia meminta agar jajaran RSOB BP Batam membuat rencana dan strategi yang matang untuk menghadapi persaingan dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN.
 
Hal itu disampaikannya saat membuka raker RSOB BP Batam yang dihadiri oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Program, Gani Lasya, MM,  Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Istono, Direktur RSOB, dr. Zul Indra, Kepala Biro Perencanaan Program dan Litbang, Ir. Horman Pudinanung, Kepala Biro Perencanaan dan Pembangunan, Ir. Imam Bachroni, dan seluruh paramedis, tenaga medis dan pegawai RSOB BP Batam, di RSOB BP Batam, Sekupang, Sabtu (13/12/2014) lalu.
 
Mustofa menekankan bahwa situasi dalam era globalisasi ini sudah berbeda dengan 25 tahun yang lalu, ketika itu rumah sakit di Batam hanya terdapat beberapa saja. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak bermunculan rumah sakit, baik rumah sakit umum daerah, provinsi, dan swasta. Oleh karena itu, harus disusun strategi dan rencana, baik teknis maupun institusional.
 
"RSOB BP Batam harus mampu menarik pasien dari negara lain, seperti Singapura dan Malaysia, dengan meningkatkan kualitas pelayanannya bagi masyarakat," ujar Mustofa dalam rilis yang diterima Tribun Batam.
Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Medis RSOB BP Batam, dan selaku koordinator raker, dr. Chandra Friyadi mengatakan, bahwa raker ini diselenggarakan sebagai persiapan untuk mengumpulkan informasi mengantisipasi pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Agar seluruh jajaran RSOB BP Batam mampu meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi agar mencapai pelayanan prima.
 
Kegiatan raker ini meliputi Pemaparan Pra Raker oleh Direktur RSOB BP Batam, Penyajian dan Pemaparan oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan, Imam Bachroni, Kepala Biro Perencanaan Program dan Litbang, Horman Pudinanung, Kepala Biro Keuangan, Fatdjeri, Kabag Perencanaan dan Evaluasi Kepegawaian, Abd. Salam, serta Penyampaian Final Hasil Raker oleh dr. Zul Indra.
 
RSOB BP Batam awalnya terbentuk pada tahun 1971 sebagai bagian dari Poliklinik Pertamina, kemudian pada tahun 1983 menjadi rumah sakit tipe C dengan standarisasi Departemen Kesehatan, lalu pada tahun 2002 berganti nama menjadi RS Otorita Batam dengan tipe B Non Pendidikan dan memperoleh akreditasi 5 pelayanan medik dasar, dan pada tahun 2011 RSOB BP Batam memperoleh status terakreditasi tingkat penuh 16 pelayanan.
 
Pelayanan yang terdapat di RSOB BP Batam saat ini adalah Spesialis Bedah Umum, Spesialis Bedah Tulang, Spesialis Bedah Saraf, Spesialis Bedah Digestive, Spesialis Bedah Urologi, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anak, Spesialis Kandungan-Kebidanan, Spesialis Jantung, Spesialis Mata, Spesialis THT, Spesialis Saraf, Spesialis Rehabilitasi Medik, Spesialis Kulit Kelamin, Spesialis Radiologi, Spesialis Patologi Klinik, Spesialis Paru, Spesialis Anestesi, Dokter Gigi, Dokter Umum, Medical Check Up, dan Klinik Satelit (Bandara, Baloi, dan Batam Centre).
 
Untuk mewujudkan visi RSOB, yaitu menjadi etalase layanan kesehatan Indonesia dan berstandar internasional untuk mewujudkan Kawasan Tujuan Investasi Terkemuka di tahun 2015, maka RSOB menjalankan misinya antara lain mewujudkan pelayanan kesehatan prima dan berstandar internasional, mewujudkan peningkatan SDM kesehatan yang professional, dan mewujudkan RSOB menjadi tempat riset dan penelitian untuk menopang pelayanan kesehatan kepada masyarakat di kawasan tujuan investasi terkemuka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar