BALOI (HK) - Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (Ditpam BP)
Batam yang tergabung dalam tim terpadu menggusur paksa rumah- rumah di
Kampung Baru, Baloi Kolam, Selasa (15/9).
Kepala Ditpam BP Batam Cecep Rusmana mengatakan pihaknya menurunkan
120 personil untuk menggusur puluhan rumah liar di kawasan Baloi Kolam. "
Ada sekitar 16 rumah di atas bukit Baloi Kolam yang digusur selanjutnya
dilakukan pengusutan di bagian bawah bukit,"jelas Cecep.
Cecep menambahkan, penggusuran kali ini hanya dilakukan oleh Ditpam BP Batam. Namun bagian tim terpadu lain seperti Polresta Barelang dan TNI tetap bersiaga apabila terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
Pada hari pertama ini, petugas menggusur 16 rumah. Namun hingga penggusuran itu selesai, petugas hanya merubuhkan delapan rumah liar. " Sekarang anggota kami disuruh mundur dulu karena cuaca yang tidak mendukung. Tapi kami bersyukur sudah merobohkan 8 ruli," ujar Cecep.
Pantauan Haluan Kepri, petugas tampak merobohkan satu-per satu rumah liar milik warga. Beberapa rumah yang dirobohkan tersebut baru saja dibangun pemiliknya.
Penggusuran berlangsung lancar. Sebagian besar warga Baloi Kolam menyaksikan pembongkaran tersebut. Namun mereka tidak melakukan perlawanan. "Orang-orang tua sini sudah meminta agar jangan sampai ada kerusuhan," ujar seorang warga Baloi Kolam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan Kepri, sebagian lahan di kawasan itu milik 12 perusahaan. Luasnya mencapai 80 hektar dan dihuni 6.800 kepala keluarga. (cw93)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar