Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Jumat, 20 Februari 2015

Rotasi Penerbangan di Hang Nadim Terganggu Gara-gara Pesawat Lion Air Rusak

Jum'at, 20 Februari 2015 (Sumber: Batam Today)

Batam - Akibat sejumlah pesawat maskapai Lion Air mengalami kerusakan, sejumlah penerbangan dari dan ke Batam mengalami penundaan. 

"Penundaan sejumlah penerbangan pesawat Lion Air karena pesawat banyak mengalami kerusakan. Sehingga mengganggu rotasi penerbangan," ujar Suwarso, Plt Kepala Bandara Hang Nadim Batam kepada BATAMTODAY.COM, Jumat (20/2/2015). 

Laporan yang diterima manajemen Hang Nadim Batam hari ini dari Lion Air di Batam, setidaknya ada empat jadwal penerbangan dari Hang Nadim Batam yang ditunda. "Yang ditunda hari ini penerbangan dari Hang Nadim Batam tujuan Jakarta dua penerbangan, ke Yogyakarta satu penerbangan dan tujuan Surabaya satu penerbangan," katanya. 

Ia menjelaskan, pesawat dari  Batam ke Yogyakarta, seharusnya terbang pukul 09.40 WIB. Namun manajemen menunda hingga dua kali, pukul 12.00 WIB. Namun kembali diumumkan penundaan hingga pukul 14.00 WIB. 

Sedangkan, pesawat yang seharusnya terbang dari Batam ke Jakarta pukul 08.55 WIB, diperkirakan baru akan terbang pukul 12.20 WIB. "Untuk penerbangan ke Surabaya juga terlambat lebih dari dua jam. Keterlambatan tersebut karena ada gangguan dari Surabaya, Jakarta dan rute lain," jelas Suwarso.

Akibat pesawat Lion Air mengalami kerusakan rotasi penerbangan tidak hanya menggu penerbangan dari Batam. Terpantau di papan pemberitahuan di pintu kedatangan, pesawat dari Jambi JT 139 seharusnya mendarat pukul 08.25 WIB. JT 129 dari Pangkal Pinang mendarat 08.30 WIB. 

Sementara, Lion Air JT 232 dari Padang gagal mendarat 08.55 WIB. Dari Surabaya JT 971 juga gagal mendarat pukul 10.15 WIB. Dari Jakarta dengan kode dan nomor penerbangan JT 376  gagal mendarat pukul 10.55 WIB. Dari Subang OD 304 gagal mendarat pukul 11.20 dan dari Pekanbaru JT 236 gagal mendarat pukul 12.15 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar