Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Senin, 14 Februari 2011

Investor Kanada Lirik Pelabuhan Batuampar

 ( sumber Tribun Batam,versi asli)
Tribun Batam - Minggu, 13 Februari 2011 1
Investor-Kanada-dan-Kadin-Kepri.jpg
Tribunnews Batam / Neneng Retna Kurnia
Investor Kanada dan juga CEO Elomax Capital, Pat Francis melirik Kepulauan Riau untuk investasi
Laporan
TRIBUN, BATAM
- Investor Kanada dan juga CEO Elomax Capital, Pat Francis melirik Kepulauan Riau untuk investasi. Salah satunya adalah perusahaan kelas dunia Elomax Capital akan membantu dalam infrastruktur, pengembangan pelabuhan dan pengembangan kota.

Ketertarikan investasi ini tertuang dalam sebuah Business Luncheon berjudul 1st International Annual Conference Kingdom Executive Network di Harmoni One, Sabtu (12/2/2011). Acara ini merupakan pertemuan temu muka antara pemerintahan Kepri, para pengusaha Batam dan mancanegara, dan delegasi negara lain.

Batam menjadi tujuan utama rencana  investasi. Hal ini dinyatakan Ketua Umum Kadin Kepri, Johanes Kennedy. Ia menyatakan Batam masih membuka peluang besar dalam pembangunan.

"Pembangunan meliputi 4 sector yaitu manufacturing, shipyard, tourism, perdagangan dan jasa," ucap Johanes dalam press conference.

Batam juga menjadi lokasi yang diminati oleh Pat Francis. Menurutnya, Batam adalah the land of opprtunity, kota dengan begitu banyak peluang.

"Saya baru pertama kali kesini, dan saya banyak mendengar tentang Batam. Saya pikir ada peluang menjadi kota kelas dunia. Saya mendengar dari  semua orang yang saya temu. Saya kira kota ini beri banyak peluang," ucap Pat.

Meskipun Pat menyampakan masih dalam tahap peninjauan atau survey. Namun ia telah menyediakan tim pengembang dan. Pembangunan baik untuk infrastruktur dan juga lainnya.

"Kita akan melihat apa yang bisa kita lakukan. Semuanya mungkin saja. Selama pihak pemerintah memberi kemudahan," ucap Pat.

Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Soeryo Respationo, yang turut hadir sangat menanggapi minat investasi ini dengan baik. Jika investasi ini akhirnya dapat terwujud, menurutnya, pasti akan menumbuhkan ekonomi. Ia juga berharap keuntungan ini dapat turut ditunjang dengan aspek sosial kemasyarakatan.

Soeryo menyatakan bahwa reformasi birokrasi telah diterapkan. Sebagai pihak pemerintah yang memfasilitasi pembangunan atau investasi akan membantu memudahkan para investor. "Kita akan membuat nyaman para investor yang berinvestasi," ucap Soeryo.

Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam, Mustofa Wijaya juga mewakili BP Batam sebagai pihak pemerintah yang punya peran besar terhadap pembangunan Batam. Ia juga menyetujui untuk mempermudah investasi di Batam.

Sebagai pihak pemberi izin terhadap penanaman modal asing, Mustofa memberi keterbukaan kepada investor tanpa melihat besar atau kecil ukuran investasi atau investornya. "Kita tidak akan memilih. Karena semuanya saling menunjang," ucap Mustofa.

Meskipun baru dalam tahap pengenalan, Johanes berharap pertemuan dan kerjasama tidak berhenti disini saja. Ia berharap ini ada kelanjutan dengan melakukan investasi karena dapat membangun ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan yang luas. "Diperkirakan nilai investasinya senilai 1 milyar US dollar," ucap Johanes.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar