Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Sabtu, 16 Mei 2015

Pemerintah Perkuat Kelembagaan BP Batam

Sabtu, 16 Mei 2015 (Sumber: Antara Kepri)

Pemerintah Perkuat Kelembagaan BP Batam
Manteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi (Foto antaranews)
Batam (Antara Kepri) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengatakan pemerintah akan memperkuat Badan Pengusahaan (BP) Batam meningat saat ini wewenangnya tinggal 30-40 persen dibandingkan saat pembentukan awal.

      
"Kini kewenangan Otorita Batam (BP Batam) tinggal 30-40 persen. Akan sangat sulit untuk mengembalikan ruh visi misi dibentuknya lembaga tersebut pada era 1970 tanpa dilakukan revitalisasi," kata dia usai melakukan pertemuan tertutup dengan Kepala BP Batam, Mustofa Widjaja di Batam, Selasa.
      
Ia mengatakan, hal tersebut menjadikan dasar untuk segera melakukan revitalisasi kelembagaan lembaga yang mengurusi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dengan koordinasi lintas sektor.
      
"Kalau dilihat pengawasan dari Dewan Kawasan (DK) juga lemah. Sehingga perlu koordinasi semua instransi yang memiliki kewenangan dikawasan ini agar ruh visi misi seperti pembentukan Otorita Batam yang sekarang menjadi BP Batam bisa dikembalikan," kata dia.
      
Yuddy mengatakan, hal tersebut perlu kajian mendalam terhadap kendal-kendala yang dihadapi sehingga kewenangan yang ada bisa dikembalikan.
      
Hal yang dikatakan tersebut sedikit bertolak belakang dengan yang disampaikan pada Senin (11/5) malam saat menilai BP Batam sudah masuk karantina Kemenpan termasuk kemungkinan pembubaran lembaga tersebut.
      
"Yang saya sampaikan tadi malam kan belum sampai kepembubaran. Evaluasi tetap dilakukan terhadap anggaran yang diberikan dan hasil yang diberikan lembaga tersebut," kata Yuddy.
      
Ia mengatakan, BP Batam dalam observasi evaluasi menyangkut tata kelola pemerintahan dan aparturnya, menyangkut program-program kerjannya untuk menentukan kesinambungan organisasi tersebut masih diperlukan atau tidak.
      
"Pertimbangan, reformasi birokrasi struktural. Yang kinerjanya tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan pemerintah dan fungsinya tidak berjalan sesuai visi misi penugasan dan peranan tugas sudah dilaksanakan instansi lain lebih efektif maka lembaga demikian dipertimbangkan untuk dilikuidasi," kata dia.
      
Namun, kata dia, belum pada kesimpulan, Otorita Batam (BP Batam) untuk dilikuidasi atau tetap dipertahankan.
      
"Kami tetap akan melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap hasil kebijakan dan keuangan," kata dia.
  
Awalnya, kata dia, Otorita Batam dibangun untuk menampung pertumbuhan di Singapura.
      
"Sekarang kan Batam berkembang dengan adanya provinsi, kota, kecamatan sehingga bisa jadi apa yang dulu dikerjakan sudah bisa dikerjakan oleh instansi lain," kata Yuddy.
      
Menurut dia, siapapun yang mengelola Batam terpenting adalah ekonomi maju masyarakat sejahtera dan menjadi penggerak ekonomi nasional.(Antara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar