Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Senin, 28 Desember 2009

8 Importir Berebut Impor Gula

Kamis, 24 Desember 2009 ( sumber Batam Pos, klik versi asli )


Otorita Batam/BP Batam saat ini sedang meneliti berkas delapan importir gula yang nantinya diberi izin untuk mengimpor 5 ribu ton gula untuk kebutuhan Batam selama beberapa bulan ke depan.


”Ada delapan perusahaan yang mengikuti penjelasan dari BP Batam. Saat ini dalam proses penelitian persyaratan yang yang harus dipenuhi,” ujar I Wayan Subawa, anggota BP Batam kepada Batam Pos, kemarin (22/12).

Dijelaskan Wayan, gula impor tersebut harus masuk ke Batam pada akhir Januari 2010 mendatang.


Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kepri Ir Cahya kembali menegaskan soal gula. Katanya, pihak Apindo tidak mempermasalahkan siapa importir yang menang dari 8 importir yang ikut proses tender tersebut. Yang penting adalah harga gula di Batam dan Kepri bisa dikontrol sehingga harganya tetap murah bagi masyarakat.


Menurutnya, gula impor murah masih memungkinkan dinikmati mayarakat di Batam dan Kepri. Hal tersebut karena harga gula di luar negeri kalau di kurskan ke rupiah masih Rp6.400 per kg. Ditambah biaya kapal atau pengiriman, harga gula tidak sampai Rp7 ribu per kg.


”Saya rasa harga gula masih bisa ditekan, sekitar Rp8 ribu sudah sampai di tangan konsumen. Kalau tidak bisa kontrol harga, Apindo bisa melakukannya kalau izin tersebut dipercayakan ke Apindo” katanya.


Cahya melihat, mahalnya harga gula juga dipengaruhi birokrasi. Terlalu banyak persyaratan yang diminta BP Batam kepada calon importir.


”Mestinya untuk gula, persyaratan diperlonggar karena sudah jelas untuk membantu masyarakat banyak. Kalau barang seperti minuman alkohol gak apa-apalah diperketat persyaratannya,” katanya.


Seperti diberitakan sebelum nya, Batam mendapat alokasi khusus dari pemerintah pusat dengan memperbolehkan mengimpor 5.000 ton gula. (eri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar