Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Senin, 21 Juni 2010

Investasi Batam Naik 1,43 Persen





Ditulis oleh AHMAD TAHER,
Batam , Jumat, 18 Juni 2010 10:11 (sumber batam pos, versi asli)

Perkembangan investasi di Batam pada triwulan I tahun 2010 meningkat dibanding periode serupa tahun 2009 lalu. Dari 18 proyek baru yang ditanamkan, tumbuh menjadi 20 proyek atau naik 11 persen.

Begitu juga dengan nilai investasinya, jika di triwulan I tahun 2009 nilainya 16,6 juta dolar Amerika. Saat ini meningkat menjadi 16,8 juta dolar Amerika, atau mengalami kenaikan 1,43 persen.

Menurut Kepala Sub Direktorat Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat, Yayan Achyar, pertumbuhan itu dipengaruhi sentimen negatif terkait kisruh politik di Thailand dan kasus Honda yang terjadi di China. Tak ayal saat ini banyak investor asing yang mengantre menanamkan modalnya di Indonesia.

”Imbas kisruh Thailand dan Honda di China membuat peta investor berubah. Kita dan Vietnam menjadi lirikan investor asing, tapi kita sepertinya lebih diminati khususnya Batam,” kata Yayan Achyar, Kamis (17/6) di sela acara pelatihan teknis pengisian laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) bagi perusahaan modal asing (PMA) dan perusahaan modal dalam negeri (PMDN) di Hotel Golden View Bengkong, Batam.

Khusus Batam, sektor investasi masih didominasi industri galangan kapal. Sedangkan posisi ke dua manufaktur seperti industri komponen elektronik, terakhir perdagangan seperti industri jasa penunjang migas. Pihaknya mengaku hingga pertengahan Juni 2010, sekitar 50 perusahaan minta izin mendirikan perusahaan, terbanyak galangan kapal. Jika melihat indikator pertumbuhan investasi tahun lalu hanya 83 perusahaan dan 2008 hanya 77 perusahaan, Batam boleh berbangga karena masih menjadi tujuan investor menjanjikan.

”Situasi dan iklim investasi di Batam masih kondusif dan aman, sehingga tetap diminati investor seiring membaiknya perekonomian global. Ditambah lagi komitmen pemerintah Kepri yang kuat memperbaiki perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (free trade zone/ FTZ),” katanya.

Kepala Bidang Pengawasan BPM Kota Batam, Socrates, selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, dalam rangka menjaga regulasi dan iklim investasi positif itu. Fungsi pengawasan yang diatur dalam surat keputusan Wali Kota Batam No 113 tahun 2010 tentang pembentukan tim terpadu pengawasan kegiatan investasi dan ketenagakerjaan yang harus meningkat mutunya, sehingga diperlukan kegiatan pelatihan tersebut. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar