Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Rabu, 01 Juni 2011

DITJEND HUBLA CEGAH PENCEMARAN MELALUI VTS

* Copyright:ANTARA
* Date:May 31 19:25
Batam, 31/5 (ANTARA) - Ditjen Perhubungan Laut Dephub berusaha mencegah pencemaran di Selat Malaka melalui pusat pemantauan lalu lintas laut "Vissel Traffick System/VTS" yang diresmikan di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Dephub RI Sunaryo, mengatakan pusat pemantauan dapat mendeteksi jenis kapal, nama kapal, dan pergerakan kapal untuk mencegah kecelakaan diperairan yang bisa mengakibatkan pencemaran.

VTS memiliki kemampuan mengawasi lalu-lintas laut di selat Malaka dan Singapura dengan jangkauan 12 mil laut.

Ia mengatakan, sebagai jalur pelayaran terpadat di dunia, maka arus lalu-lintas di perairan Selat Malaka dan Singapura harus diawasi. Setiap tahun jumlah kapal yang melintas diperairan tersebut diperkirakan lebih dari 7.000 kapal.

Selain pusat pemantauan di Tanjungsengkuang, Batam, alat pemantau juga dipasang di Kabupaten Bintan dan Karimun.

"Diperairan Takong Kecil karimun juga dipasang satu kamera pengintai agar gambar kapal yang melintas bisa ditampilkan secara riil pada pusat pengendalian," kata Sunaryo.

Kedepan, Kata Sunaryo, alat pemantau (CCTV ) akan ditambah agar pemantauan yang dilakukan bisa lebih maksimal.

Pembangunan pusat pemantauan bekerjasama dengan negera Jepang sebagai salah satu negara yang menjadikan selat Malaka dan Singapura jalur perdagangan terbesar.

Anggaran yang digunakan untuk pembangunan mencapai 951.625.000 Yen dengan pengerjaan selama 15 bulan.

Untuk menoperasikan stasiun pemantau, dibutuhkan 14 orang pemantau, kata Sunaryo.

(T.Y011/B/M027/M027) 31-05-2011 19:25:01

Tidak ada komentar:

Posting Komentar