Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Rabu, 23 Maret 2011

JWG Singapura-Indonesia Perkuat Investasi BBK

BATAM CENTRE- Kerja sama investasi Indonesia-Singapura dalam wadah joint working group (JWG) telah mendatangkan manfaat. Lewat kerja sama dua negara, arus investasi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) telah terjadi peningkatan.
"Langkah JWG Indonesia-Singapura dengan menggelar pertemuan di Badan Pengusahaan (BP) Batam, hari ini adalah tindaklanjut untuk memperkuat investasi di kawasan BBK. Melalui kesepakatan tadi, pengusaha Singapura juga semakin berminat untuk berinvestasi dalam bidang elektronik, manufacture, dunia informasi teknologi (IT) dan sebagainya," ucap Lucky Eko Wurianto, Deputi Bidang Ekonomi, Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko Perekonomian) usai pertemuan JWG di Lantai 8 Gedung BP Batam, Rabu (16/3).

Pertemuan JWG kali ini adalah tindaklanjut pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Perdana Menteria Lee Hsien Loong pada Mei 2010 lalu. Kerja sama investasi melalui JWG adalah memperkokoh apa yang telah disepakati kedua negara.

Dalam pertemuan itu, kata Lucky, juga dibicarakan hal atau langkah untuk mempercepat arus investasi ke BBK. Berbagai program insentif untuk pengusaha Singapura juga ditawarkan dan dijelaskan oleh BP Batam.

"Tujuannya adalah agar investor asal negara Singapura tidak ragu lagi berinvestasi di Batam," terangnya.

Menurut Lucky, setelah pertemuan JWG kali ini, selanjutnya juga akan ada langkah berikutnya. Ia yakin, rencana investasi oleh pengusaha Singapura akan terjadi di tahun ini juga.

"Peningkatan arus investasi dari kerjasama JWG ini tinggal teknis, karena dalam pertemuan itu sudah disepakati kesepakatan antara pengusaha Singapura dan BP Batam," imbuhnya.

Chairman Economic Development Board (EDB) Singapura, Mr Leo Yip didampingi Konsulat Jenderal Singapura untuk Indonesia, Raj Kumar dalam pertemuan singkat dengan wartawan mengemukakan, JWG Indonesia-Singapura merupakan hal penting untuk menggalakkan dunia investasi kedua negara. Pengusaha Singapura yang sebagian besar juga berinvestasi ke Batam juga akan bertambah seiring dengan ditetapkan Batam sebagai kawasan FTZ.

"Melalui JWG, kita juga sama mempromosikan dan berminat untuk menanamkan investasi di kawasan BBK. JWG sama-sama mengutungkan dalam kegiatan investasi kedua negara," katanya. (rml)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar