Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Rabu, 30 Desember 2015

Menteri Industri dan Perdagangan Internasional Malaysia Apresiasi Perkembangan Batam

Rabu, 28 Desember 2015 (Sumber: RRI.co.id)

Menteri Industri dan Perdagangan Internasional Malaysia Apresiasi Perkembangan Batam 
KBRN, Batam: Menteri Industri dan Perdagangan Internasional Malaysia, Dato’ Sri Mustopa Mohamed, melakukan kunjungan ke Batam, hari Senin (28/12/2015). Dalam kunjungannya, Dato’ Sri Mustopa Mohamed bermaksud mengadakan silaturahmi dan berdiskusi mengenai status pembangunan di Batam, rencana di masa depan, serta potensi investasi bagi investor-investor khususnya dari Malaysia.


“Kami ingin membicarakan lebih jauh terkait connectivity progress atau perkembangan hubungan antar negara dirumpun Asia, khususnya antara Malaysia dan Indonesia yakni Batam yang merupakan salah satu kawasan yang berbatasan dengan Malaysia dan Singapura,” jelasnya.

Ia pun mengapresiasi pengelolaan yang dilakukan sehingga membuat Batam mampu bermetamorfosis dari pulau kosong yang tidak memiliki sumber daya menjadi kawasan dengan peringkat pertumbuhan nasional yang tinggi di Indonesia.

Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam, Jon Arizal yang menyambut kunjungan tersebut menyampaikan Batam dengan statusnya sebagai KPBPB (Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas) memiliki beragam fasilitas, insentif dan kemudahan dalam hal perijinan berinvestasi yang ditawarkan kepada investor. Sehingga Batam mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat.

“Batam merupakan daerah di Indonesia yang mengalami pertumbuhan ekonomi tertinggi sebesar 6% melebihi pertumbuhan ekonomi Nasional yang sebesar 4,5%. Untuk Ekspor kita 10% dari nasional,” jelasnya.
Jon Arizal juga memaparkan sektor-sektor terkemuka di Batam yang  menarik perhatian Menteri Industri dan Perdagangan Antar bangsa Malaysia yakni sektor Industri, Perdagangan dan Perhotelan atau Pariwisata.

Dalam diskusi ini kedua pihak juga membahas mengenai kesiapan negara-negara di kawasan Asia dalam menghadapi ASEAN Economic Community yang telah resmi dideklarasikan dan akan dimulai pada Januari 2016.
“Dengan adanya pertemuan ini diharapkan kedepan akan muncul komunikasi yang lebih intensif untuk membangun peluang investasi Malaysia di Batam dan terjalin hubungan kerja sama yang baik dalam bidang industri, perdagangan dan pariwisata.” harap Jon Arizal. (Rul/AKS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar