Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Senin, 28 Mei 2018

Pengusaha Industri Plastik China Berkunjung, BP Batam Kenalkan Layanan Sistem Investasi 3 Jam

Kamis, 24 Mei 2018 (Sumber: Tribunnews.com)

Pengusaha Industri Plastik China Berkunjung, BP Batam Kenalkan Layanan Sistem Investasi 3 Jam

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Asosiasi Plastik Daur Ulang China, China National Resources Recycling Association (CRRA) berkunjung ke BP Batam, Rabu (24/5/2018).

Rombongan asosiasi terdiri dari pengusaha industri plastik yang berjumlah 20 orang, dan diketuai, Kevin Zhou selaku Vice Secretary General/Director di CRRA.

Pertemuan dipimpin Kepala Biro Pengembangan Manajemen Kinerja BP Batam, Purnomo Andiantono, didampingi pejabat eselon II, III, dan IV.

Dalam paparannya, Purnomo menjelaskan mengenai beberapa perubahan kebijakan dalam investasi.
Dimana pemerintah Indonesia saat ini banyak memberikan kemudahan dan keterbukaan untuk investasi asing.
Seperti misalnya, BP Batam sebagai satu-satunya kota di luar Jakarta yang telah mengaplikasikan sistem investasi 3 jam (l23J) yang telah melahirkan lebih dari 10 investasi baru di kuartal pertama 2018 ini.

Ia berharap, hal ini akan diikuti juga oleh investasi baru dari Cina yang dapat menggunakan kemudahan ini.
"Layanan I23J ini sangat membantu investor untuk mendapatkan dokumen yang dibutuhkan dengan waktu yang singkat," kata Andi dalam rilis yang diterima Tribun.

Ia juga menjelaskan bahwa pada 2017 silam, negara Cina menempati posisi ketiga tertinggi investor di Batam.
Itu dengan delapan proyek yang bernilai kurang lebih 20 juta USD.

"Pada kuartal pertama 2018 ini, Cina menempati posisi keempat tertinggi, di luar usaha yang kepengurusannya melalui I23J," ujarnya.

Adapun syarat utama I23J antara lain nilai investasi sebesar Rp 50 miliar atau menyerap tenaga kerja lokal minimal 300 orang serta disarankan untuk bermitra dengan perusahaan lokal.

Mengingat peluang investasi di Batam yang semakin berkembang, Andi mengajak kerjasama seluruh lapisan masyarakat Kota Batam untuk saling menjaga kondisi keamanan di Kota Batam, sehingga upaya BP Batam untuk terus menarik investasi baru dapat membuahkan hasil dengan menjadi kontribusi utama dalam perekonomian Indonesia dan tentunya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya Batam.

Sementara itu CRRA sendiri adalah asosiasi nasional terbesar di bidang daur ulang di Cina. Berdiri pada 1992 dan dibentuk untuk mendukung pemangku kepentingan yang memiliki ketertarikan di bidang industri daur ulang dalam skala internasional. (*/wie)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar