Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Rabu, 09 Oktober 2013

Kampung Tanjunguma Hanya 24 Hektare

Terkait Demo Warga ke BP dan Pemko Batam

BATAM – Pengukuran kampung tua di Batam masih berjalan sampai kemarin. Hanya saja, menurut Wakil Wali Kota Batam, Rudi, hingga saat ini baru tiga dari 36 titik kampung tua di Batam yang sudah selesai diukur. Ke depan, diharapkan pengukuran kampung tua akan lebih cepat selesai.

Menurut Rudi, persoalan muncul karena kurang koordinasi antara tim pengukuran dan pendataan kampung tua. Koordinasi dengan warga juga dinilai kurang. Tapi disampaikan jika pendataan itu masih akan tetap jalan.

“Pengukuran kampung tua masih berjalan. Saat ini, hanya ada tiga titik koordinat yang sudah selesai dari 36 titik kampung tua di Batam,” ujarnya, kemarin.

Di tempat berbeda, Wakil Ketua DPRD Batam, Ruslan Kasbulatov, mempertanyakan lambannya pekerjaan tim pengukuran kampung tua. Padahal anggarannya sekitar Rp600 juta hingga Rp700 juta yang dianggarkan sejak tahun 2007,” cetus Ruslan.

Terkait kampung tua Tanjunguma, Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Humas Badan Pengusahaan (BP), Dwi Djoko Wiwoho, mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan warga.Namun dia mengingatkan, bukan berarti BP menyerahkan lahan seluas 108 hektare tersebut sebagai kampung tua.

“Kita hanya menerima untuk ditindaklanjuti BP Batam dengan pihak terkait. Belum tentu diterima semua,” ungkapnya.

Djoko beralasan, saat ini di atas lahan yang diklaim warga, ada lahan yang sudah dibeli perusahaan.

BP Batam sebelumnya sudah mengukur luas kampung tua di Tanjunguma hanya 24 hektare. Munculnya angka 108 hektare, karena saat tim pengukur turun, warga sekalian meminta agar tanahnya diukur juga. Sehingga angka tersebut muncul.

“Tapi kita juga tidak bisa melanggar hak mereka (perusahaan). Nanti kalau saling menuntut, putusan pengadilan juga yang menetapkan,” imbuhnya. (mbb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar