Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Rabu, 16 Oktober 2013

Jabatan Kepala BP Batam Diperpanjang Sementara

Senin, 14 October 2013  ( sumber : Haluan Kepri )
 
BATUAMPAR (HK) - Perpanjangan masa jabatan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang saat ini dijabat Mustofa Widjaja sengaja dilakukan menjelang ada pengganti. Namun perpanjangan tersebut tidak ada batas waktu.

"Tidak kita batasi, tapi akan diganti setelah ada pejabat baru terpilih," ujar Gubernur Kepri HM Sani usai menghadiri acara silaturahmi Aburizal Bakri dengan Masyarakat Kepri di Hotel Pasific Batuampar, Sabtu (12/10).

Sementara mekanisme pergantian  Kepala BP Batam yang baru, menurut dia,  akan ditentukan melalui tim seleksi yang dibentuk oleh Dewan Kawasan (DK). "Kandidat akan di seleksi oleh tim yang sudah terbentuk," terang Sani.

Meski demikian, orang nomor satu di Provinsi Kepri ini, enggan menyebutkan siapa ketua Timnya dan kapan batas waktu tim tersebut bekerja hingga terpilih Kepala BP Batam yang baru.

Begitu juga mengenai kandidat calon Kepala BP Batam, Sani mengaku sudah mengantongi sejumlah nama, dari birokrat, akademisi, pengusaha serta profesi lainnya.

" Sudah ada beberapa nama, tapi sifatnya masih rahasia," tegasnya.

Sebelumnya santer diberitakan sejumlah nama masuk sebagai kandidat Kepala BP Batam menggantikan Mustofa Wijaya yang segera mamasuki masa pensiun. Diantaranya, Fitrah Kamaruddin, Jon Erizal, SM Taufik dan Isdianto, Huzrin Hood, dan Gani Lasa.

Nama-nama ini muncul, karena mayoritas masyarakat Batam berpendapat bahwa pucuk pimpinan di BP Batam adalah lokal yang mengerti betul seluk beluk investasi di Batam.

"Siapapun orangnya, yang pasti  dia kapabel dan memahami betul Kota Batam," ungkap praktisi hukum yang juga mantan Ketua DPRD Batam, Taba Iskandar.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua carateker Kadin Kepri, Nada Djajakusuma, mewakili pengusaha,  bahwa keberadaan BP Batam berhubungan langsung dengan investasi. Sehingga menurut dia, Kepala BP Batam harus memahami dunia investasi dan punya pengalaman yang mumpuni di dunia investasi.

"Yang terpenting lagi, bisa bekerjasama dengan semua pihak, sehingga mampu mewujudkan Batam kondusif dan kompetitif," ujar Nada ke Haluan Kepri, Minggu (13/10).

Hal ini penting, lanjut Nada, karena Batam mau tidak mau, atau suka tidak suka harus mempersiapkan diri dalam menyongsong Ekonmi ASEAN. (ays).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar