Krisis ekonomi yang melanda Amerika dan Eropa,
mengubah orientasi BP Batam untuk 2012. BP Batam menargetkan, investasi
yang masuk untuk tahun ini, lebih banyak dari Asia.
Untuk itu, BP Batam lebih banyak melakukan promosi investasi di
negara-negara Asia, seperti China, Korea, Jepang, Rusia, Taiwan dan
lainnya.
Menurut Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Hubungan Masyarakat
BP Batam, dwi Djoko Wiwoho, tahun lalu, PMA Asia lebih dominan di
Batam.
‘’Asia lebih prospektif dibanding negara Eropa dan Amerika. Itu
disebabkan krisis disana, sehingga negara dari Asia dominan masuk
Batam,” imbuhnya.
Sebagai langkah strategis, makanya pihaknya gencar melakukan promosi
untuk mencapai target. Dimana, untuk tahun 2012, BP Batam menargetkan
100 PMA masuk Batam.
“100 penanam modal asing masuk ke kawasan FTZ Batam,” imbuhnya.
Target itu naik dari capaian lalu, dimana 2011, ada 110 PMA masuk
Batam, dengan nilai investasi Rp199 miliar. Bidang usaha yang
dikembangkan di Batam meliputi industri pembuatan dan perbaikan kapal,
pupuk pelengkap, assy dan komponen elektronik, jasa penunjang
pertambangan, pembuatan barang dari logam, angkutan laut serta mur dan
kawat baja.
Sebagai kemudahan, BP Batam memberikan kemudahan pengurusan izin
impor dan izin usaha. Dimana pengurusan yang sebelumnya dilakukan di
Jakarya, kini bisa di BP Batam.
“Kita berharap kondisi Batam terus kondusif agar target 100 PMA asing pada 2012 bisa tercapai,” harap Djoko.(mbb)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar