
Warga mengamati air yang keluar dari dalam dam, berwarna hitam dan berbau busuk.
Kepala Bapedal Kota Batam, Dendi N Purnomo mengakui soal limbah Dam
Tembesi ini, Tapi menurutnya, Dam Tembesi merupakan tangggung jawab BP
Batam. Namun, hingga kini pihak Bapedal juga sedang melakukan koordinasi
ke BP Batam untuk menyelesaikan masalah itu.
“Iya kita lagi koordinasi dulu, karena ini punya BP,” ujarnya beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi.
Menurut Dendi, kwalitas air waduk di Tembesi keluar dan bercampur dengan sendimen.
“Namun itu sudah kita kendalikan, kita sedang koordinasi dengan BP Batam, agar pencemarannya tidak meluas,” tutunya menambahkan.
Dampak dari Sindemen itu, menurut Dendi memang menuju laut dan membuat air laut jadi keruh.