Batam (Antaranews Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam membentuk tim khusus guna menertibkan penambangan pasir ilegal yang tidak hanya merusak lingkungan tapi juga mengancam daerah tangkapan air.


"Laporan yang masuk ke saya ada lima titik dan paling banyak ada di Tembesi, itu ada tiga titik," kata Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Bambang Purwanto, di Batam, Rabu.