Info Barelang

KUMPULAN BERITA BP BATAM YANG DIHIMPUN OLEH BIRO HUMAS, PROMOSI, DAN PROTOKOL

Jumat, 15 Oktober 2010

STV Batam Gandeng TV One

SEKUPANG-- Semenanjung Televisi (STV) Batam melakukan penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) siaran bersama dengan TV One. Mou dilakukan di Kantor STV, Tiban III, Sekupang, Kamis (14/10). Kerjasama ini diharapkan menjadi tolak ukur penting bagi Batam maupun Kepri yang memiliki letak strategis di wilayah yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia.
Pimpred TV One, Karni Ilyas mengatakan, Batam maupun Kepri merupakan wilayah yang memiliki daya tarik yang luar biasa. Diantaranya pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan memiliki letak geografis yang strategis.

"Wilayah Kepri termasuk Batam merupakan halaman depan bagi Indonesia, yang berhadapan langsung dengan negara tetangga. Meski rating secara nasional masih belum dihitung, tapi kita yakin ke depan rating pemirsa televisi di Kepri akan meningkat," ujarnya.

Karni Ilyas menjelaskan, kerjasama dengan televisi daerah ini dilakukan untuk memenuhi peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) RI. Meskipun menurutnya peraturan tersebut tidak masuk akal. Mengingat TV nasional yang berdiri berdasarkan Undang-Undang yang sah, diharuskan mencari mitra siaran televisi berjaringan di seluruh kabupaten/ kota di Indonesia.

Kerjasama siaran yang dilakukan TV One dengan televisi daerah yang ada di Indonesia, STV Batam merupakan kerjasama yang pertama dirintis.

Direktur STV Batam, Rany Hatyasih Moran menyatakan melalui kerjasama ini akan lebih meningkatkan kualitas penyajian siaran televisi daerah. Karena Lembaga Swasta Jasa Penyiaran Televisi (LPS TV) eksisting di Ibukota dapat mentransfer kemampuan teknologi maupun sumber daya manusia (SDM)-nya. Hal ini sehingga mampu mengangkat potensi daerah dengan baik, terutama dalam bidang pariwisata, industri, ekonomi, investasi dan lainnya.

Disamping itu, kerjasama ini juga bertujuan untuk lebih memaksimalisasi informasi yang ada di Kepri. Sehingga potensi-potensi yang ada akan lebih terangkat, dan terbuka peluang investasi.

"Kerjasama ini selain meliputi contents news lokal, juga meliputi informasi terhadap budaya-budaya lokal. Sehingga dapat memberikan kualitas informasi yang lebih baik bagi masyarakat Kepri yang diantaranya berada di pulau dan perbatasan yang selama ini tidak terjangkau TV nasional," ujarnya.

Sementara itu Gubernur Provinsi Kepri, HM Sani yang juga hadir dalam kegiatan tersebut berharap kerjasama siaran bersama antara TV One dan STV Batam dapat meningkatkan jangkauan informasi yang lebih luas bagi masyarakat Kepri. Selain menjadi nilai tambah bagi Kepri dalam meningkatkan investasi daerah juga perkembangan terhadap seni budaya yang ada. (sm/sn)

Warga Ancam Boikot Pilwako

(sumber Sijori Mandiri,versi asli)

Bila Tuntutan Listrik dan Air Tak Terpenuhi

BATAM CENTRE- Warga yang tinggal di rumah liar Baloi Kolam dan LSM Gebrak mengancam akan memboikot pelaksanaan pemilihan walikota Batam (Pilwako) pada 2011 mendatang. Ancaman itu akan dibuktikan apabila tuntutan warga atas penyambungan listrik dan air tidak dipenuhi.
"Jika dua tuntutan tersebut tidak terpenuhi, warga Baloi Kolam akan memboikot pelaksanaan Pilwako," kata Uba Ingan Sigalingging, koordinator aksi usai menggelar demo di Kantor Walikota Batam, Rabu (13/10).

Sani Promosikan Kepri Lewat Siaran Langsung TV One


TV_One_dan_STV.jpg
TRIBUNNEWS BATAM/ ZABUR
Laporan Zabur Anjasfianto, wartawan Tribunnews Batam
(
sumber Tribun,versi asli)
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM-Gubenur Kepri, M Sani mengambil kesempatan untuk mempromosikan Kepri melaui siaran langsung melaui TV One dan STV dalam penandatangan nota kerja sama tersebut.

" Dengan kerjasama TV One dan STV Batam bisa mempromosikan daerah Kepri kepada masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Maraoke.

Karena informasi dan budaya yang ada didaerah Kepri belum semua diketahui masyarakat Indonesia pada umumnya. Begitu juga sebaliknya informasi nasional maupun internasional bisa disampaikan kepada masyarakat Kepri melalui STV Batam,"ujar Sani.

Apalagi bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu dan diambil pertama kali melalui Gurindam yang ada dikerajaan Riau-Lingga. Dengan informasi yang akan disampaikan TV One melalui kerjasama dengan STV Batam, masyarakat Indoneisa bisa mengetahui sejarah bahasa Indonesia yang diambil dari bahasa Melayu.

Perusahaan Elektronik di Batam Banyak Diminat

(Sumber Tribun Batam,versi asli)
Laporan Kartika Kwartya, wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- Hari ini tepat pukul 15.00 WIB bursa kerja Batam resmi ditutup. Berdasarkan data yang disampaikan Disnaker Batam, total pengunjung yang hadir selama tiga hari pelaksanaan bursa kerja yaitu sebanyak 8990 pencari kerja.

"Hari pertama 3200 orang, hari kedua 2590 orang, dan hari ini sudah 3200 orang," papar Kabid Penempatan Kerja Disnaker Batam, Luhut Marbun, pada Tribunnews Batam beberapa saat sebelum acara ditutup.

Menurutnya saat itu, pengunjung dari luar sudah tidak dibenarkan masuk lagi. Tapi bagi yang sudah di dalam tetap dipersilakan melangsungkan proses pelamaran kerja hingga selesai.

Selain itu, bagi tiap perusahaan tetap dibolehkan melanjutkan proses recruitment hingga akhir Desember 2010 ini.

"Jadi kami beri batas sampai akhir Desember karena pada bulan Desember nanti kami juga akan membuat Laporan Pertanggungjawaban Dinas Tenaga Kerja yang salah satu poinnya yaitu kegiatan bursa kerja ini. Makanya kami batasi sampai Desember saja," ujarnya.

Ia mengatakan target penempatan untuk bursa kerja tahun ini yaitu sebanyak 1500 posisi dari 4380 lowongan kerja yang disediakan. Target ini lebih sedikit dari tahun lalu yang memenuhi target penempatan sebanyak 1800 tenaga kerja.

"Sebenarnya kalau batas waktunya di perpanjang sampai bulan tiga (Maret 2011) nanti mungkin akan lebih banyak tenaga kerja yang terserap. Karena pada bulan tiga nanti juga akan ada perusahaan yang membuka lowongan," ujarnya.

Dari hasil pantauan Tribunnews perusahaan yang paling banyak peminatnya yaitu perusahaan yang bergerak di bidang elektronik dan perkapalan.

Hal ini juga diamini oleh Luhut. Ia mengatakan bahwa yang menjadi masalah saat ini bukan karena kekurangan lowongan kerja melainkan karena pelamar dominan memilih satu jenis pekerjaan.

"Yang kita harapkan merecruit lebih banyak pekerja justru sedikit peminatnya. Kalau kita berharap agar pencari kerja memilih pekerjaan yang dilamar sesuai dengan kualifikasinya," ungkap Luhut.

Ia menyebutkan hingga hari ketiga ini baru lima perusahaan dari 38 perusahaan partisipan yang sudah langsung melaksanakan wawancara, di antaranya yaitu AMTEK Engineering, Sanmina, Matahari Departemen Store, EPSON, dan Pertama Bintan.

Warga Baloi Kolam Pasang Listrik Secara Paksa





Kamis, 14 Oktober 2010 16:11 (sumber Tribun Batam,versi asli)
batampos.co.id - Pasca demo warga Baloi Kolam kemarin, warga langsung melakukan penyambungan langsung secara paksa didaerah Ruli Baloi Kolam.
Penyambungan listrik secara paksa oleh warga ini hanya untuk rumah peribadatan. Rumah peribadatan di Ruli sendiri berjumlah 15 buah yakni 8 Gereja, 1 Masjid dan 6 buah Musholla.

Kamis, 14 Oktober 2010

Hah.. Warga Ruli Ancam Boikot Pilwako Batam

(sumber Tribun Batam,versi asli)
Tribun Batam - Rabu, 13 Oktober 2010 12:58 WIB

demo_ruli_2.jpg
FOTO MUHAMMAD IKHSAN / TRIBUNNEWS BATAM
Perwakilan warga ruli yang dari 7 RT di wilayah liar dengan 8.000 jiwa ini akhirnya diterima walikota Batam, Ahmad Dahlan di Lantai 5 Pemko Batam, Rabu (13/10/2010)



TRIBUNNEWSBATAM,BATAM-Perwakilan warga ruli yang dari 7 RT di wilayah liar dengan 8.000 jiwa ini akhirnya diterima walikota Batam, Ahmad Dahlan di Lantai 5 Pemko Batam, Rabu (13/10/2010

Gawat..Pendemo Robohkan Pagar Kantor OB

Tribun Batam - Rabu, 13 Oktober 2010 13:09 WIB

IMG00377-20101013-12071.jpg
FOTO MUHAMMAD IKHSAN /TRIBUNNEWS BATAM
Ketua Gebrak Uba Ingan Sigalingging menyebut dengan robohnya gerbang OB melambangkan keruntuhan dan kesewenang-wenang otorita batam.


(
sumber Tribun Batam,versi asli)
TRIBUNNEWS BATAM, BATAM - Warga Baloi Kolam yang melakukan Demo melakukan aksi demo di kantor. OB meeobohkan pagar kantor Otorita Batam.

Warga Rumah Liar Demo ke Pemko Batam

(sumber Tribun Batam,versi asli)
Tribun Batam - Rabu, 13 Oktober 2010 12:11 WIB

IMG00367-20101013-0959.jpg
FOTO MUHAMMAD IKHSAN /TRIBUNNEWS BATAM
Gedung Pemko Batam kali ini menjadi sasaran demonstrasi ribuan masa masyarakat di pemukiman rumah liar Baloi Kolam, Rabu (13/10).

Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- Gedung Pemko Batam kali ini menjadi sasaran demonstrasi ribuan masa masyarakat di pemukiman rumah liar Baloi Kolam, Rabu (13/10).

Pemko menjadi target karena dinilai tidak aspiratif terhadap permintaan warga Ruli ini yang selama ini ingin mendapatkan fasilitas listrik dan air.

Swasta Hibahkan Lahan untuk Dermaga Lanal Batam


Tribun Batam - Selasa, 12 Oktober 2010 20:19 WIB

lahan_kosong_di_lanal_batam.jpg
FOTO IST/TRIBUNNEWSBATAM
Lahan kosong yang direklamasi oleh swasta akhirnya dihibahkan ke Lanal Batam

(
sumber Tribun Batam,versi asli)
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- PT Graha Citra Kita yang sebelumnya melakukan reklamasi pantai di sisi sebelah kiri Markas Komando (Mako) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam, akhirnya menghibahkan lahan tersebut kepada Lanal Batam. Di atas reklamasi seluas 1,6 hektar ini, akan dibangun dermaga yang dialokasikan kepada TNI AL.

Penyerahan ini ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara kedua belah pihak yang disaksikan oleh pemerintah kota Batam dan BP Batam di Mako Lanal Batam pagi kemarin, Selasa (12/10/2010). Pembangunan sarana dan pra sarana TNI AL di atas lahan ini akan dilakukan oleh PT Bintang Intipersada Shipyard.

Asisten Logistik Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Aslog Kasal) Laksamana Muda TNI, Drs Didik Suteri yang menandatangani MoU pihak TNI AL mengatakan, Batam sebagai pintu gerbang utama karena berbatasan lasngsung dengan beberapa negara tetangga sudah selayaknya mendapat perhatian serius di bidang keamanan.

"TNI AL punya tanggungjawab dalam mengamankan wilayah Indonesia yang berbatasan dengan negara tetangga. Untuk itu perlu adanya sarana pertahanan yang memadai, yang didukung oleh kawasan industri sehingga dapat memberikan kontribunsi positif terhadap pertahanan dan kemanan dalam negeri," kata Didik dalam sambutannya.

Menurut dia, hibah lahan dari PT Graha Citra Kita dan PT Bintang Intipersada Shipyard, merupakan suatu bentuk dukungan dari dari dunia industri kepada TNI AL untuk mengamankan perairan Indonesia di wilayah Batam.

"Kawasan Batam memiliki letak yang sangat strategis, mengingat berhadapan langsung dengan negara tetangga. Dengan demikian tingkat kerawanannya cukup tinggi terhadap tingkat keamanan maupun pertahanan. Sangat mungkin penggaran kadaulatan, penyelundupan maupun kegiatan ilegal lainnya bisa terjadi di sini," terangnya.

Dia menyebut, kegiatan pembangunan yang dilaksanakan untuk kepentingan dua perusahaan ini tidak mengganggu operasional radar yang dimiliki TNI AL. Sehingga demikian kepentingan TNI AL didalam menjaga stabilitas keamanan di laut tetap terjamin.

"Saya hanya berharap kepada dua mitra PT Graha Citra Kita dan PT Bintang Intipersada Shipyard, untuk tetap memegang teguh komitmen yang telah disepakati sesuai waktu yang telah ditentukan. nantinya, perjanjian ini akan dijadikan referensi dalam menyusun Rencana Tata dan Ruang Wilayah (RT/RW) Tertahanan.

Sementara, Eddy Kun yang mewakili PT Graha Citra Kita, mengatakan, setelah penandatangan MoU ini, kegiatan yang dilakuan oleh perusahaannya, tidak mengganggu operasional radar Lanal Batam dan kegiatan dan kegiatan pangkalan lainnya.

"Kami juga berharap pembangunan yang akan kita lanjutkan ini nanti tidak bertantangan dengan RT/RW Pertahanan," ujarnya.

BP BATAM TAK TERBITKAN REKOMENDASI PEMASANGAN LISTRIK


Batam, 13/10 (ANTARA) - Badan Pengusahaan Batam menegaskan tidak akan menerbitkan rekomendasi yang diminta warga perumahan tidak resmi di Baloi Kolam untuk mendapatkan sambungan lisrik dari PLN.

Pemasangan listrik wewenang penuh PLN, sedang mengenai lahan tersebut sudah dialokasikan BP Batam untuk investor industri dan jasa, kata Rustam Hutapea, direktur Investasi, Marketing dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu.