Info Barelang
Rabu, 14 Desember 2011
Selasa, 13 Desember 2011
Pemko Ancam Cabut SIUP Importir Gula
(Sumber Batam Pos) 13 Desember 2011
Persediaan gula impor di Batam habis menjelang Natal dan Tahun Baru 2012. Agar tak langka, Pemko Batam meminta enam perusahaan importir gula segera mendatangkan gula lokal ke Batam.
”Jika terjadi kelangkaan dan gula lokal tidak ada di pasaran maka enam importir itu akan kita cabut SIUP-nya,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Kota Batam Ahmad Hijazi kepada wartawan, kemarin.
Hijazi Minta Importir Gula Ditinjau Ulang
Selasa, 13 December 2011 (Sumber Haluan Kepri)
Pelabuhan Punggur Rawan Penyelundupan
Selasa, 13 December 2011 (sumber Haluan Kepri)
PUNGGUR- Keberadaan mesin x ray yang di pintu keberangkatan di Pelabuhan Telagapunggur disinyalir sebagai faktor yang mengakibatkan rawan terhadap penyelundupan dari Batam ke Tanjungpinang dan Tanjunguban. Pasalnya, mesin yang dibeli dengan menggunakan anggaran pemerintah ini nyaris tidak pernah difungsikan sejak diadakan beberapa tahun lalu.
Dubes Korsel Kunjungi Batam
Senin, 12 Desember 2011
Tarif Naik, Air Sering Mati
(Sumber Batam Pos)
Setelah menaikkan tarif November lalu, pelayanan perusahaan penyedia air bersih PT Adhya Tirta Batam (ATB) justru makin merosot. Belakangan air sering mati. Durasinya bisa mencapai enam jam. Kondisi ini membuat pelanggan kesal dan dirugikan.
Di kawasan Tiban, misalnya suplai air ATB ngadat sudah terjadi sejak Sabtu (3/12). Pada hari Minggu (4/12) air kembali mati. Warga di Perumahan Nirwana Residence, Tiban BTN, Griya Permata Indah, dan Tiban McDermott sudah tak mendapat suplai sejak pukul 10.30 pagi.
FTZ Dianggap Tak Berdampak Kepada Buruh
Tribun Batam - Jumat, 9 Desember 201
BINTAN, TRIBUN - Implementasi FTZ tidak membawa dampak yang begitu baik terhadap masyarakat khususnya buruh sebagaimana dikumandangkan. Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Bintan, Parlindungan Sinurat menilai hal tersebut jauh dari yang diharapkan masyarakat khususnya buruh.
Batam-Korsel Bahas Pelabuhan Batuampar
(Sumber Batam Pos)
Investor asal Korea Selatan (Korsel) melirik rencana pembangunan infrastruktur pelabuan kontainer Batuampar. Pelabuhan Batuampar dinilai sangat strategis karena berada di antara Selat Melaka yang setiap harinya dilalui ribuan kapal dari berbagai negara.
Bentuk perhatian pemerintah dan pengusaha Korsel itu diapresiasikan dalam pertemuan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan dan Duta Besar Korsel untuk Indonesia Kim Young Sun di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Selasa (6/12).
Langganan:
Postingan (Atom)


